PETRUS MENYEMBUHKAN ORANG LUMPUH

Selamat pagi teman-teman tadi pagi saya merenungkan dari Kisah Para Rasul 3:1-26 dan saya mau membagi dari ayat 1-10 tentang Petrus menyembuhkan orang lumpuh.

Pasal ini menceritakan tentang Petrus dan Yohanes ke Bait Allah, disitu ada seorang laki-laki yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung. Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah yang bernama Gerbang Indah untuk meminta sedekah. Ketika orang itu melihat bahwa Petrus dan Yohanes hendak masuk ke Bait Allah, ia meminta sedekah. Lalu orang itu menatap mereka dengan harapan akan mendapat sesuatu dari mereka. Tetapi Petrus berkata : Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu : Demi nama Yesus Kristus orang Nazaret itu berjalanlah.

Pelajaran yang saya dapat yaitu :
  1. Belajar dari Petrus adalah dia tidak punya harta kekayaan yang banyak (emas, perak, uang, atau lainnya) tapi dia memiliki Yesus yang kaya, yang melebihi harta di dunia. Kadang saya mau menyenangkan orang lain dengan harta kita (uang) sehingga kalau saya tidak punya uang, saya sulit untuk membantu orang lain, tetapi saya lupa bahwa yang punya segala-gala di dunia ini adalah  Allah, sehingga walaupun kita tidak punya harta yang banyak, kita dapat membantu orang lain orang lain dengan mendoakan mereka, sehingga dengan berbagai cara Allah dapat bekerja untuk mencukupi kebutuhan saya dan orang lain.
  2. Belajar dari orang lumpuh sejak lahir, dia sebenarnya tidak membutuhkan (emas, perak), walaupun kita melihat secara mata jasmani itulah kebutuhannya karena dia lumpuh dan tidak bisa bekerja untuk mendapatkan makanan, tetapi kebutuhan yang paling utama bukanlah emas dan perak tetapi Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat pribadinya,sehingga bukan saja dia memperoleh keselamatan tetapi juga kesembuhan dia dapat berjalan lagi.
  3. Nama Yesus punya kuasa yang besar, sehingga orang yang lumpuh dapat berjalan. Pelajarannya jika kita menggunakan nama Yesus dengan yakin dan sungguh-sungguh maka mujizat terjadi dan pada akhirnya nama Tuhan dipuji dan dimuliakan (ayat 8-9).
Rema : mengevaluasi kembali motivasi dalam menolong orang lain apakah benar-benar tulus menolong ataukah ada motivasi untuk dipuji dan dikatakan baik oleh orang lain.
Selamat beraktivitas di hari ini Tuhan Yesus memberkati kita semua....🙏🙏🙂

#BuKoko

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup dalam Waktu Tuhan: Belajar Mengenali Kronos dan Kairos

Hidup Bagi Tuhan: Renungan dari Penderitaan Raja Hizkia

Diet yang Menyenangkan: Rahasia Langsing Tanpa Tersiksa