SELF-LOVE

Seseorang pernah berkata ‘Jika Anda mencintai diri Anda maka Anda akan mencintai orang lain, tapi jika Anda membenci diri Anda, maka Andapun akan membenci orang lain. Karena dalam proses membangun hubungan, orang lain adalah cerminan dari diri Anda.’ Maka hal yang paling menyakitkan adalah kehilangan diri sendiri dalam proses terlalu mencintai seseorang, sehingga Anda lupa bahwa diri Anda pun berarti.

Ijinkan saya mengatakan ini, self-love bukan berarti kebanggan atau keegoisan diri yang berlebihan. Karena ego dan cinta tidak bisa exist Bersama-sama. Sama halnya dengan gelap dan terang, Ketika terang ada maka dengan sendirinya gelap akan pergi. Demikian juga halnya Ketika hidup Anda dipenuhi dengan self-love maka harusnya, tidak ada ruang untuk keegoisan.

Ingatlah selalu akan hal ini, bisa saja Anda menjadi seperti sepotong kue brownies yang paling enak, lezat dan paling manis. Tapi tetap saja akan ada orang-orang yang memang tidak suka makan kue brownies. Sama halnya juga dalam kehidupan ini, akan ada saja orang-orang yang memang tidak menyukai Anda, semanis apapun Anda. Maka belajarlah untuk menerima bahwa its ok untuk tidak disukai, selama Anda tetap menjadi diri Anda, selama Anda menjadi pribadi yang otentik, maka akan ada waktunya orang-orang yang tepat menyukai diri Anda dan yang paling utama, Anda menyukai diri Anda.

Tahukah Anda, bahwa semua keputusan yang memiliki dampak positif terbesar dalam kehidupan kita, semuanya memiliki satu kesamaan yaitu : Keberanian.

Dibutuhkan keberanian untuk terus berdiri bagi diri Anda dan mencintai diri Anda, sehingga tidak ada waktu lagi untuk membenci, menyesal ataupun sakit hati. Dibutuhkan keberanian untuk meninggalkan sebuah hubungan yang Anda tahu tidak akan pernah berhasil. Dibutuhkan juga keberanian untuk menjadi seorang pemimpin Ketika yang lain memilih menjadi pengikut.

Jika Anda cukup kuat untuk jatuh cinta dan berani untuk memberikan semua yang Anda miliki, maka Andapun cukup kuat untuk melepaskannya dan berani untuk melangkah sekalipun tidak bersamanya. Karena itu jadilah pribadi yang kuat, sekalipun Anda harus memungut kepingan-kepingan hati Anda yang hancur. Sesuatu yang baik masih dapat di hasilkan dari potongan-potongan yang hancur itu tadi.

Jangan mencoba memperbaiki apa yang datang dalam kehidupan Anda, tapi cobalah untuk perbaiki diri Anda sedemikian rupa. Sehingga apapun yang Tuhan ijinkan menghampiri kehidupanmu, engkau akan baik-baik saja. Anda tidak bisa Kembali dan mengubah masa lalu, tapi Anda bisa memulai sesuatu yang baru sekarang. Sehingga masa lalu akan menjadi pelajaran, menjadi pengalaman bagi kita persiapan untuk menghadapi masa depan kita. Fokuslah pada apa yang kita hadapi sekarang, sehingga kita tahu hasil akhir dari kisah kehidupan kita.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup dalam Waktu Tuhan: Belajar Mengenali Kronos dan Kairos

Hidup Bagi Tuhan: Renungan dari Penderitaan Raja Hizkia

Diet yang Menyenangkan: Rahasia Langsing Tanpa Tersiksa