KEEP GROWING

Banyak masalah muncul karena kita berusaha untuk memperbaiki setiap orang dan setiap keadaan agar bisa sesuai dengan gambaran kecil dalam pikiran kita, yang kita pikir dunia ini membutuhkannya. Padahal sadarilah bahwa kehidupan ini hanyalah sebuah lintasan pengalaman yang harus kita lalui. Maka nikmatilah saja. Karena jika Anda fokus pada rasa sakit hatimu, maka Anda akan terus menderita. Tapi jika Anda focus pada pelajaran yang Anda sedang jalani, maka Anda akan bertumbuh. Maka pilihlah untuk bertumbuh.

Pahami ini bahwa orang lain tidak bisa menghancurkan apa yang sudah terlebih dahulu hancur. Tapi Anda bisa memilih Kembali potongan-potongan yang hancur itu dan membangun sebuah kehidupan yang jauh lebih kuat dari yang sebelumnya. Satu hal yang saya pahami dari kehidupan adalah bahwa semua yang hidup akan sampai pada titik akhir kehidupannya. Tapi antara kelahiran dan kematian Anda harus memilih untuk menghidupi suatu kehidupan yang terbaik dari hidup Anda.

Seandainya saja Anda memperoleh seribu perak untuk setiap perkataan yang menyakiti Anda, maka pasti Anda sudah sangat kaya. Demikian halnya juga Anda mendapatkan seribu perak untuk setiap penolakan yang Anda terima dalam kehidupan Anda, Anda pasti sudah memiliki banyak uang. Masalahnya kehidupan bukan soal hitung-menghitung hal-hal buruk itu tadi, tapi bagaimana Anda menciptakan sesuatu yang baik dari hal-hal buruk tersebut.

Ketiak Anda tetap bergantung atau mempertahankan kebiasaan-kebiasaan buruk, orang-orang atau hal-hal tertentu dalam kehidupan Anda, itu sama halnya Anda makan makanan basi dan berharap untuk tidak sakit perut. Anda tidak bisa mempertahankan mereka yang memang sejak awal tidak dimaksudkan untuk menjadi milik Anda. Ingat itu!

Anda tidak mungkin melarang seekor burung terbang melintasi kepala Anda, tapi akan sangat terlihat konyol jika Anda membiarkan burung itu bertengger dan membuang kotoran di kepala Anda. Sama halnya dengan kita tidak bisa mengatur apa yang orang lain pikirkan atau katakana tentang kita. Tapi kita punya kendali penuh untuk bagaimana menerima itu semua. Yang terpenting adalah apa yang Tuhan katakan tentang Anda, dan apa yang Anda katakan tentang diri Anda.

Pernahkah Anda memperhatikan lebah atau lalat? Kedua binatang ini memiliki persamaan tapi tentu juga memiliki beberapa perbedaan yang sangat mencolok, diantaranya: lebah secara natur lebih tertarik pada harus dan wanginya bunga, hasilnya adalah madu yang bisa kita minum. Sedangkan lalat, secara natur lebih tertarik pada kotoran, maka hasilnya adalah kuman penyakit bagi manusia. Sebagai manusia saya juga percaya bahwa Anda dan saya memiliki natur kebaikan, untuk itu teruslah melakukan kebaikan, milikilah hati dan pikiran yang baik sehingga, Anda menghasilkan buah-buah yang manis yang dapat dinikmati oleh orang-orang di sekitar Anda.

Pahami ini, bahwa memaafkan seseorang bukanlah sebuah alasan untuk membenarkan Tindakan mereka kepada Anda. Memaafkan adalah sebuah pencegahan agar tindakan mereka tidak lagi melukai hati Anda. Kadang-kadang  kita memaafkan seseorang bukan karena orang itu layak dimaafkan, tapi kita memaafkan seseorang karena hati kita layak untuk mendapatkan kedamaian. Ingat itu! 

Sebuah nasehat sederhana buat kita semua : Jika Anda melihat perbuatan mereka maka Anda tidak akan pernah tertipu oleh kata-kata mereka, karena kejujuran kita terlihat dari bagaimana kita memperlakukan orang lain, bukan dalam manis tutur indah bersabda. Maka sebuah permohonan maaf akan sangat bernilai jika diikuti oleh perubahan sikap. Karena jika tidak demikian itu hanyalah sebuah permainan manipulasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup dalam Waktu Tuhan: Belajar Mengenali Kronos dan Kairos

Hidup Bagi Tuhan: Renungan dari Penderitaan Raja Hizkia

Diet yang Menyenangkan: Rahasia Langsing Tanpa Tersiksa