Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

KEEP GROWING

Banyak masalah muncul karena kita berusaha untuk memperbaiki setiap orang dan setiap keadaan agar bisa sesuai dengan gambaran kecil dalam pikiran kita, yang kita pikir dunia ini membutuhkannya. Padahal sadarilah bahwa kehidupan ini hanyalah sebuah lintasan pengalaman yang harus kita lalui. Maka nikmatilah saja. Karena jika Anda fokus pada rasa sakit hatimu, maka Anda akan terus menderita. Tapi jika Anda focus pada pelajaran yang Anda sedang jalani, maka Anda akan bertumbuh. Maka pilihlah untuk bertumbuh. Pahami ini bahwa orang lain tidak bisa menghancurkan apa yang sudah terlebih dahulu hancur. Tapi Anda bisa memilih Kembali potongan-potongan yang hancur itu dan membangun sebuah kehidupan yang jauh lebih kuat dari yang sebelumnya. Satu hal yang saya pahami dari kehidupan adalah bahwa semua yang hidup akan sampai pada titik akhir kehidupannya. Tapi antara kelahiran dan kematian Anda harus memilih untuk menghidupi suatu kehidupan yang terbaik dari hidup Anda. Seandainya saja Anda mem...

SELF-LOVE

Seseorang pernah berkata ‘Jika Anda mencintai diri Anda maka Anda akan mencintai orang lain, tapi jika Anda membenci diri Anda, maka Andapun akan membenci orang lain. Karena dalam proses membangun hubungan, orang lain adalah cerminan dari diri Anda.’ Maka hal yang paling menyakitkan adalah kehilangan diri sendiri dalam proses terlalu mencintai seseorang, sehingga Anda lupa bahwa diri Anda pun berarti. Ijinkan saya mengatakan ini, self-love bukan berarti kebanggan atau keegoisan diri yang berlebihan. Karena ego dan cinta tidak bisa exist Bersama-sama. Sama halnya dengan gelap dan terang, Ketika terang ada maka dengan sendirinya gelap akan pergi. Demikian juga halnya Ketika hidup Anda dipenuhi dengan self-love maka harusnya, tidak ada ruang untuk keegoisan. Ingatlah selalu akan hal ini, bisa saja Anda menjadi seperti sepotong kue brownies yang paling enak, lezat dan paling manis. Tapi tetap saja akan ada orang-orang yang memang tidak suka makan kue brownies. Sama halnya juga dalam ke...

JANGAN MENYERTAKAN MASA LALU KE MASA DEPAN ANDA PART 2

Mana yang lebih sulit,  Letting Go? Moving on?, atau Starting over? Buat mereka yang susah untuk letting go biasanya karena sudah terjebak dalam toxic relationship. Satu nasihat sederhana buat Anda adalah Anda tidak mungkin minum racun sekalipun Anda sangat kehausan. Demikian juga seharusnya Anda tidak lagi berhubungan kembali dengan orang-orang yang toxic hanya karena Anda takut kesepian. Ada beberapa orang yang hanya akan menghargai Anda ketika Anda berhasil membiarkan mereka pergi dari hidup Anda. Letting go bukan berarti kita tidak peduli pada seseorang. Tapi kita lebih memilih untuk tidak lagi mengorbankan kebahagiaan kita  terhadap janji-jani kosong yang diberikan kepada kita. Kita sulit untuk melupakan sakit hati, karena kita terus menyentuh bagian yang sakit itu. Papa saya sering menasihati saya begini ' jika kamu ingin lukamu cepat sembuh, maka kamu harus berhenti untuk menyentuhnya.' Mengapa move on itu sulit? Karena biasanya kita tidak mau menerima kenyataan bahwa k...

JANGAN MENYERTAKAN MASA LALU KE MASA DEPAN ANDA PART 1

Anda pasti pernah mendengar istilah 'setiap orang ada masanya, dan setiap masa ada orangnya.' Maka, stop ijinkan orang yang tidak seharusnya berada dalam kehidupan Anda lebih lama dari musim yang seharusnya mereka tinggal. Bisa jadi Anda tidak maju-maju hari ini, karena Anda masih bertahan atau berpegang pada seseorang atau pada situasi tertentu yang seharusnya tidak berjalan maju bersama dengan Anda hari ini. Anda tidak mungkin kan...membawa kayu ke hutan atau membawa pasir ke pantai, maka jangan menyertakan orang yang seharusnya tetap tinggal di masa lalu Anda ke masa depan Anda hari ini. Jangan pernah korbankan kebahagiaanmu, hanya karena kamu takut ditinggal sendirian. Mengapa mempertahankan mereka yang menjadikanmu tidak bahagia. Bahkan tidak menambah nilai apapun dalam kehidupanmu selain kehadiran mereka. Ingat ini, kalian harus tetap kuat, harus tetap semangat karena, Tuhan tidak pernah mengambil sesuatu dari kehidupanmu tanpa menggantikannya dengan yang lebih baik lagi...

Berani Berkata Tidak: Ketaatan yang Membebaskan

Dalam dunia yang terus menuntut kita untuk menerima segala ajakan, undangan, peluang, dan koneksi, banyak dari kita hidup dengan rasa tidak enakan. Ingin menyenangkan semua orang. Takut menolak. Tapi sebagai orang percaya, ada saat di mana kita harus tegas, bukan kasar; berani, bukan egois. Karena tidak semua yang baik itu berasal dari Tuhan. 1. Berani Berkata Tidak pada Tawaran yang Tidak Sesuai Kehendak Tuhan Efesus 5:17 menegaskan bahwa kita harus mengerti kehendak Tuhan , bukan sekadar ikut arus. Banyak peluang datang, tapi tak semuanya dari Tuhan. Bisnis yang menggiurkan, kerja sama yang menjanjikan, bahkan pelayanan sekalipun—harus digumulkan. Contoh: seseorang tergiur investasi ilegal karena bunga tinggi, namun akhirnya kehilangan segalanya. Serakah membuat orang buta terhadap kehendak Tuhan. Amsal 1 memperingatkan kita tentang orang yang "mengintai nyawa" orang lain demi keuntungan. “Beranilah berkata tidak, meski tampaknya menguntungkan, jika itu tidak sesuai hati ...

BERGANTUNG KEPADA TUHAN BUKAN MANUSIA

Gambar
Daud belajar setiap kali menghadapi masalah dia tidak gentar. di dalam Mazmur 144:1 Daud berkata "Terpujilah Tuhan, gunung batuku, yang mengajar tanganku untuk bertempur, dan jari-jariku untuk berperang." Daud itu tidak lari ketika menghadapi masalah tapi Daud menghadapinya, dia percaya dengan pertolongan Tuhan dia bisa menang melawan singa dan beruang. Tahukah Anda semakin banyak masalah yang bisa kita selesaikan dan semakin besar musuh yang kita kalahkan semakin cakap kita menghadapi persoalan?. Banyak orang kristen mentalnya cengeng, mentalnya pengecut, mudah menyerah ketika menghadapi masalah dan tantangan. Mari belajar dari Daud, keadaan, perlakuan orang terhadap dia, bahkan orang terdekatnya orang tuanya sendiri tidak membuat Daud lemah, tapi justru Daud bangkit dan menaruh kepercayaannya kepada Tuhan. Saya mau katakan, anak-anak muda kita gak bisa pilih siapa orang tua kita, kita tidak bisa mengendalikan bagaimana orang memperlakukan kita. kita tidak bisa pasang papan ...